Ketua Umum PW
IKA PMII NTB, Akhdiansyah, mengatakan sektor pertambangan memiliki peran
penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, pengembangannya
harus tetap memperhatikan aspek lingkungan, kesehatan masyarakat, dan
keberlanjutan sumber daya alam.
“Pertambangan
merupakan sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara
signifikan. Pengembangan sektor ini harus tetap sejalan dengan komitmen
Pemerintah Provinsi NTB dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan
berwawasan lingkungan,” ujar Akhdiansyah, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya,
kewenangan pemerintah daerah dalam pengelolaan dan penerbitan IPR dapat menjadi
instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Karena itu, proses
penerbitannya harus dilakukan secara transparan, adil, dan tetap memperhatikan
kelestarian lingkungan.
Dalam
menyikapi pembahasan kebijakan IPR, IKA PMII NTB menyampaikan sejumlah
rekomendasi kepada Pemprov NTB. Di antaranya membuka ruang partisipasi publik
secara luas dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang IPR,
memprioritaskan masyarakat dan pelaku usaha lokal dalam pemanfaatan sumber daya
pertambangan, serta memperkuat sistem mitigasi risiko dan penegakan hukum
terhadap aktivitas pertambangan yang melanggar aturan.
Selain itu,
IKA PMII NTB menyoroti pentingnya pembatasan penggunaan bahan berbahaya dan
beracun (B3) dalam kegiatan pertambangan rakyat. Organisasi tersebut juga
meminta pemerintah memastikan kewajiban reklamasi dan pemulihan kawasan
pascatambang dilaksanakan secara konsisten.
“Kami
mendorong penyusunan sistem mitigasi risiko yang kuat serta penguatan penegakan
hukum terhadap aktivitas pertambangan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang
berlaku,” katanya.
IKA PMII NTB
juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan yang tinggal
di kawasan pertambangan, terutama perempuan, ibu hamil, dan anak-anak.
Pemerintah diminta menjamin ketersediaan layanan kesehatan yang memadai dan
mudah diakses bagi masyarakat terdampak.
Melalui
berbagai rekomendasi tersebut, IKA PMII NTB berharap kebijakan IPR di NTB dapat
memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian
lingkungan dan memperkuat perlindungan sosial.
“Pertumbuhan
ekonomi dan pelestarian lingkungan tidak boleh dipertentangkan. Keduanya harus
berjalan beriringan agar pembangunan di NTB benar-benar memberikan manfaat yang
berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Akhdiansyah.

0 Komentar